Entri Populer

Minggu, 01 Januari 2012

Happy New Year 2012

Welcome to 2012,.,
Tahun baru, semangat baru dengan rencana hidup yang baru dan yang lebih baik lagi,.,
menjadi pribadi yang jauh lebih baik & lebih mulia untuk menyongsong hidup yang jauh lebih bersahaja (Cieee,.,bahasanya...) :))

Yang pasti di tahun baru ini harus memberikan yang lebih baik lagiiiiiii,.,
Amiiiiiiinnnnn :))

Sabtu, 20 Agustus 2011

Pertanyaan yang Perlu Anda Jawab Sebelum Nikah

 
Setelah beberapa lama menjalin asmara dengan pasangan, Anda berpikir ingin menikah. Namun apakah Anda sudah siap? Coba jawab empat pertanyaan ini. 

Psikolog yang kerap memberikan nasihat tentang percintaan dan populer setelah muncul dalam talk show Oprah Winfrey, Dr. Phil McGraw, mencoba memberikan sarannya untuk mengetahui apakah Anda memang sudah siap menikah. Coba jawab pertanyaan-pertanyaaan berikut ini dan temukan jawabannya apakah Anda siap menikah atau justru belum. 

Kenapa Anda menikah? 
Seperti dikutip dari drphil.com, hal pertama yang harus Anda jawab adalah alasan kenapa Anda ingin menikah. Cobalah jujur dan evaluasi lagi berbagai alasan yang Anda sebutkan itu. 

Pastikan Anda menikah bukan karena ingin menghindar dari suatu hal, misalnya tekanan orangtua. Pikirkan lagi dengan baik kenapa Anda ingin menikah, jangan sampai Anda menikah hanya karena alasan-alasan konyol yang nantinya Anda sesali. 

Apakah Anda mengenal dan mempercayai pasangan? 
Setiap pasangan ingin menikah sekali seumur hidupnya. Oleh karena itu, sangat penting mengenal orang yang akan kita nikahi luar-dalam. Sebelum menikah dengan pasangan, Anda pikirkan lagi, sudahkan Anda mengenal si dia dengan baik? Sudah tahukah Anda soal berbagai masa lalunya? Bagaimana dia bersikap selama pacaran? 

Jika masih ada yang Anda ragukan dari si dia, cari tahu jawabannya sebelum pernikahan itu terjadi. Jangan sampai Anda menyesal kemudian hanya karena ternyata si dia menyembunyikan sesuatu di masa lalu. 

Apakah Anda menyiapkan diri untuk menjalani kehidupan pernikahan atau hanya pesta pernikahan? 
Mempersiapkan pernikahan memang menyenangkan, mulai dari gaun atau kebaya, tempat, bunga, kue dan lain-lain rasanya semua sudah terbayang di pikiran Anda. Namun Anda perlu ingat, pernikahan itu bukan hanya saat hari Anda dan pasangan mengucapkan janji sehidup semati, pernikahan akan berlangsung seumur hidup. 

Komunikasikan dengan pasangan tentang visi-misi dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Misalnya soal anak, keuangan, karir, pembagian tugas rumah tangga dan lain-lain. Jika ada perbedaan visi dan misi dalam hal-hal tersebut, bukan berarti Anda dan pasangan tidak cocok. Kompromi adalah kunci untuk sebuah keharmonisan pasangan suami-istri. 

Sudah siapkah Anda berkorban? 
Beberapa pengorbanan terkadang harus dilakukan saat Anda sudah menikah. Misalnya saja, mengurangi waktu 'bermain-main' bersama teman, kehilangan pekerjaan karena harus ikut suami ke kota lain, dan lain-lain. 

Sebelum menikah, Anda harus menyadari konsekuensi ini. Memang akan lebih menyenangkan jika segala pengorbanan itu tak perlu dilakukan. Namun kalau memang harus terjadi, sudahkah Anda siap? 

Tak hanya itu saja, jika ternyata pernikahan membuat Anda harus berkorban banyak, misalnya kehilangan teman, keluarga dan karir, pikirkan lagi, apakah pernikahan itu sebanding dengan segala pengorbanan Anda. Jangan sampai Anda setelah menikah malah mengalami depresi karena harus banyak berkorban. 



Sumber : http://fathur-net.blogspot.com/2011/08/pertanyaan-yang-perlu-anda-jawab.html

7 Ciri Cinta Sejati


Anda sudah bosan berakhir pada cinta yang salah. Alih-alih mengharap cinta sejati, yang didapat malah cinta sehari. Sebelum memutuskan menerima cinta seseorang, perhatikan tanda-tandanya, apakah dia memang soulmate Anda? Ini dia tandanya.

1. Ia Sahabat Terbaik Anda
Saat sedang mengalami kesulitan, yang pertama kali terlintas di kepala Anda adalah dirinya. Ia pandai menenangkan hati Anda. Begitupun ketika bahagia, Anda tahu pada siapa kebahagiaan itu akan dibagi. Ia selalu hadir untuk Anda dalam situasi apa pun. Tak ada orang yang lebih baik mengisi peran ini daripada pasangan Anda. Percayalah pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami pasang surut hidup.

2. Punya Banyak Kesamaan

Hasil penelitian mengungkapkan, pernikahan yang paling stabil adalah pernikahan yang melibatkan dua orang dengan banyak kesamaan. Tidak terlalu penting jenis kesamaannya apa, tapi semua itu merupakan modal untuk langgengnya hubungan. Rahasia pasangan sejati adalah, manakala Anda berdua selalu bisa menikmati bersama semua aspek kehidupan. Tidak butuh orang lain untuk membuat kalian bahagia. Apakah Anda sudah merasakannya? Jika ya, jangan lepaskan dia.

3. Kepentingan Anda adalah Segalanya

“Cinta dimulai ketika seseorang menemukan bahwa kebutuhan orang lain sama pentingnya dengan kebutuhannya sendiri.” (Harry Stack Sullivan). Dari bahasa tubuh dan sikapnya selama ini, terlihat jelas, dia memperlakukan Anda sebagai orang terpenting dalam hidupnya, bahkan seringkali dia mementingkan kebutuhan Anda ketimbang dirinya. Bila dia punya potensi itu, mungkin dia yang Anda cari. Karena cinta abadi melibatkan komitmen rela berkorban untuk kebahagiaan pasangan.

4. Cinta tak Beryarat

Coba ingat-ingat, apakah ia pernah cemberut saat Anda memakai baju yang tak sesuai seleranya? Atau Anda pernah dicueki, ketika Anda memotong rambut tanpa sepengetahuannya? Bila ya, sebaiknya pikir-pikir lagi untuk memilih dia jadi kekasih. Padahal, cinta sejati adalah cinta yang tak bersyarat, mampu menerima pasangan apa adanya.

5. Mau Mendengarkan
Setiap Anda berbicara padanya, tak sedetik pun perhatiannya beralih. Ia pendengar yang baik, bisa mendengarkan Anda bicara berjam-jam lamanya tanpa rasa bosan, penuh perhatian dan mengerti apa yang Anda diinginkan. Sehingga Anda tak perlu mengulang kalimat yang sama berkali-kali dan mengatakan,”Kamu ngerti enggak sih, apa yang saya bicarakan tadi?”

6. Always On Time

Untuk urusan apa pun, dia selalu berusaha untuk tepat waktu. Janji bertemu jam tujuh malam, dia sudah tiba di tempat setengah jam sebelumnya. Baginya, lebih baik dia yang lumutan, daripada membiarkan Anda menunggu. Apalagi jika meeting pointnya dirasa tidak familiar dengan Anda.

7. Kontak Batin

Tanpa diucapkan, kalian bisa saling tahu cuaca hati masing-masing. Meski bukan paranormal, kalian seperti bisa saling membaca pikiran dan menduga reaksi, serta perasaan pasangan pada situasi dan kondisi tertentu. Bila Anda sudah merasakan hal tersebut terhadapnya, selamat! Mungkin dialah belahan jiwa Anda.



Sumber : http://fathur-net.blogspot.com/2011/08/7-ciri-cinta-sejati.html

10 Tips Menjadi Pribadi Yang Menarik Hati


10 Tips Menjadi Pribadi Yang Menarik Hati - Kata kunci yang harus diperhatikan dalam berhubungan dengan orang lain adalah harga diri. Begitu pentingnya harga diri, sehingga tidak sedikit orang yang mempertaruhkan nyawanya demi mempertahankan harga dirinya. Untuk menjadi pribadi yang disukai, harus terus belajar memuaskan harga diri orang lain. Karena dengan harga diri yang terpuaskan, orang bisa menjadi lebih baik, lebih menyenangkan, dan lebih bersahabat. 

1.ROYALAH DALAM MEMBERI PUJIAN 
Pujian itu seperti air segar yang bisa menawarkan rasa haus manusia akan penghargaan. Dan kalau Anda selalu siap membagikan air segar itu kepada orang lain, Anda berada pada posisi yang strategis untuk disukai oleh orang lain. Caranya? Bukalah mata lebar-lebar untuk selalu melihat sisi baik pada sikap dan perbuatan orang lain. Lalu pujilah dengan tulus. 

2.BUATLAH ORANG LAIN MERASA DIRINYA SEBAGAI ORANG PENTING 
Tunjukkanlah dengan sikap dan ucapan bahwa anda menganggap orang lain itu penting. Misalnya, jangan biarkan orang lain menunggu terlalu lama, katakanlah maaf bila salah, tepatilah janji, dsb. 

3.JADILAH PENDENGAR YANG BAIK 
Kalau bicara itu perak dan diam itu emas, maka pendengar yang baik lebih mulia dari keduanya. Pendengar yang baik adalah pribadi yang dibutuhkan dan disukai oleh semua orang. Berilah kesempatan kepada orang lain untuk bicara, ajukan pertanyaan dan buat dia bergairah untuk terus bicara. Dengarkanlah dengan antusias, dan jangan menilai atau menasehatinya bila tidak diminta. 

4.USAHAKANLAH UNTUK SELALU MENYEBUTKAN NAMA ORANG DENGAN BENAR 
Nama adalah milik berharga yang bersifat sangat pribadi. Umumnya orang tidak suka bila namanya disebut secara salah atau sembarangan. Kalau ragu, tanyakanlah bagaimana melafalkan dan menulis namanya dengan benar. Misalnya, orang yang dipanggil Wilyem itu ditulisnya William, atau Wilhem? Sementara bicara, sebutlah namanya sesering mungkin. Menyebut Andre lebih baik dibandingkan Anda. Pak Peter lebih enak kedengarannya daripada sekedar Bapak. 

5.BERSIKAPLAH RAMAH 
Semua orang senang bila diperlakukan dengan ramah. Keramahan membuat orang lain merasa diterima dan dihargai. Keramahan membuat orang merasa betah berada di dekat Anda. 

6.BERMURAH HATILAH 
Anda tidak akan menjadi miskin karena memberi dan tidak akan kekurangan karena berbagi. Seorang yang sangat bijak pernah menulis, Orang yang murah hati berbuat baik kepada dirinya sendiri. Dengan demikian kemurahan hati disatu sisi baik buat Anda, dan disisi lain berguna bagi orang lain. 

7.HINDARI KEBIASAAN MENGKRITIK, MENCELA ATAU MENGANGGAP REMEH 
Umumnya orang tidak suka bila kelemahannya diketahui oleh orang lain, apalagi dipermalukan. Semua itu menyerang langsung ke pusat harga diri dan bisa membuat orang mempertahankan diri dengan sikap yang tidak bersahabat. 

8.BERSIKAPLAH ASERTIF 
Orang yang disukai bukanlah orang yang selalu berkata Ya, tetapi orang yang bisa berkata Tidak bila diperlukan. Sewaktu-waktu bisa saja prinsip atau pendapat Anda berseberangan dengan orang lain. Anda tidak harus menyesuaikan diri atau memaksakan mereka menyesuaikan diri dengan Anda. Jangan takut untuk berbeda dengan orang lain. Yang penting perbedaan itu tidak menimbulkan konflik, tapi menimbulkan sikap saling pengertian. Sikap asertif selalu lebih dihargai dibanndingkan sikap Yesman. 

9.PERBUATLAH APA YANG ANDA INGIN ORANG LAIN PERBUAT KEPADA ANDA 
Perlakuan apapun yang anda inginkan dari orang lain yang dapat menyukakan hati, itulah yang harus anda lakukuan terlebih dahulu. Anda harus mengambil inisiatif untuk memulainya. Misalnya, bila ingin diperhatikan, mulailah memberi perhatian. Bila ingin dihargai, mulailah menghargai orang lain. 

10.CINTAILAH DIRI SENDIRI 
Mencintai diri sendiri berarti menerima diri apa adanya, menyukai dan melakukan apapun yang terbaik untuk diri sendiri. Ini berbeda dengan egois yang berarti mementingkan diri sendiri atau egosentris yang berarti berpusat kepada diri sendiri. Semakin Anda menyukai diri sendiri, semakin mudah Anda menyukai orang lain, maka semakin besar peluang Anda untuk disukai orang lain. Dengan menerima dan menyukai diri sendiri, Anda akan mudah menyesuaikan diri dengan orang lain, menerima mereka dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, bekerjasama dengan mereka dan menyukai mereka. Pada saat yang sama tanpa disadari Anda memancarkan pesona pribadi yang bisa membuat orang lain menyukai Anda.